5 Istilah dalam Dunia Perkuliahan yang Wajib Diketahui MABA

Momen yang sangat dinantikan yaitu seleksi penerimaan mahasiswa baru akan segera dimulai. Bagi para pejuang universitas negeri, kamu pasti sudah mempersiapkan banyak hal untuk mengikuti tes ujian masuk. Mulai dari konseling jurusan, datang ke tempat bimbel, belajar mandiri melalui internet hingga mengikuti simulasi ujian universitas.

Nah, bagi kamu yang belum berhasil masuk ke universitas negeri impian atau tidak berminat berkuliah jauh dari orangtua, jangan berputus asa dulu ya! Ada banyak sekali lho universitas terbaik di Jakarta yang bisa menjadi pilihanmu. Jurusan yang ditawarkan juga sangat bervariasi sehingga bisa disesuaikan dengan minat bakat kamu.

Selain menentukan universitas dan jurusan, ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan juga. Ada banyak istilah dalam dunia perkuliahan yang mungkin masih sangat asing bagi para mahasiswa baru. Namun kamu tidak perlu merasa khawatir, karena artikel ini akan membahas tentang istilah umum yang banyak dipakai di dunia perkuliahan. Yuk simak, 5 istilah perkuliahan yang wajib diketahui MABA!

1. KTM

KTM adalah singkatan dari Kartu Tanda Mahasiswa yang bisa kamu dapatkan ketika resmi menjadi mahasiswa. Kartu ini wajib dijaga keutuhannya dan dibawa ketika sedang berada di lingkungan kampus. Selain menjadi kartu identitas mahasiswa, KTM juga bisa dipakai untuk meminjam buku di perpustakaan, berobat gratis di klinik serta jaminan untuk memakai fasilitas milik kampus.

2. KRS

Kamu pasti sering mendengar istilah dalam dunia perkuliahan yang satu ini, yaitu KRS. Kartu Rencana Studi atau KRS diibaratkan seperti rancangan mata kuliah apa saja yang akan diambil selama 6 bulan kedepan. Kartu ini wajib diisi oleh mahasiswa yang bersangkutan setiap awal semester. Saat ini, hampir semua kampus sudah memiliki sistem KRS online lho! Jadi kamu tidak perlu repot-repot mengisi KRS secara manual dengan kertas formulir.

3. SKS

Untuk mengisi KRS nanti, kamu pasti akan menemukan istilah baru yaitu SKS. Sistem Kredit Semester adalah bobot studi setiap mata kuliah yang mana memiliki bobot berbeda-beda. Biasanya satu mata kuliah memiliki 2-3 SKS saja, dan ini mempengaruhi lama waktu berlangsungnya mata kuliah tersebut. Semakin tinggi bobotnya, maka sesi perkuliahan yang akan kamu jalani juga semakin lama. Biasanya setiap kampus akan membatasi jumlah SKS yang bisa diambil, yaitu hanya 24 SKS saja per semester.

4. KHS

Saat masa sekolah dulu, kamu pasti sudah tidak asing dengan laporan hasil belajar atau yang lebih dikenal dengan rapot. Istilah dalam dunia perkuliahan untuk rapot yaitu Kartu Hasil Studi. KHS nantinya akan berisi daftar mata kuliah beserta nilai hasil setiap mata kuliah yang sudah diambil selama 6 bulan terakhir. Tidak berbeda dengan rapot sekolah, akan ada juga laporan presensi mahasiswa selama satu semester.

5. IP dan IPK

Di setiap KHS nantinya kamu akan melihat istilah IP dan IPK. Kedua kata ini sekilas bisa dibilang mirip tapi memiliki arti yang berbeda, lho! Di Indonesia, besaran nilainya berkisar dari 0 (angka terendah) hingga 4 (angka tertinggi).

IP atau Indeks Prestasi adalah istilah dalam dunia perkuliahan yang dapat diartikan sebagai nilai hasil setiap semester. Sedangkan IPK adalah Indeks Prestasi Kumulatif yaitu gabungan nilai rata-rata IP dari semua semester yang sudah didapatkan mahasiswa. 

Lima istilah di atas hanya sebagian kecil saja, masih banyak istilah lain yang perlu kamu ketahui. Sebelum masuk ke dunia perkuliahan, kamu juga bisa lho membaca artikel-artikel menarik tentang dunia kuliah di goKampus.com. Selain artikel, ada juga informasi tentang pendaftaran kampus dan beasiswa yang bisa diakses secara gratis.

Nah, itulah beberapa istilah dalam dunia perkuliahan yang pastinya akan kamu temui saat menjadi MABA. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi adik-adik yang baru akan memasuki dunia perkuliahan.