Inilah Fungsi IPAL Puskesmas yang Harus Diketahui

Terdapat beberapa syarat wajib agar sebuah Puskesmas dapat beroperasi, salah satunya yaitu adanya IPAL Puskesmas. Pasalnya apabila limbah Puskesmas tidak diolah dengan baik, tentu akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Dimana efek jangka panjangnya akan menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar.

 

Pengertian IPAL Puskesmas

IPAL Puskesmas merupakan sebuah desain IPAL yang dirancang secara khusus untuk mengolah limbah cair medis. Sehingga menghasilkan air olahan yang sesuai standar baku mutu pemerintah. Dimana ketika air tersebut dialirkan ke suatu badan air tidak akan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Fungsi IPAL Puskesmas

Limbah yang dihasilkan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, memiliki unsur pengotor organik yang tinggi yang dapat berbahaya jika dibuang begitu saja. Oleh sebab itu, perlu dibuat IPAL untuk mengolah limbah, berikut beberapa fungsi IPAL di Puskesmas:

1. Mengolah Limbah Puskesmas

Fungsi IPAL Puskesmas yang pertama yaitu untuk mengolah air limbah yang dihasilkan oleh Puskesmas dari berbagai kegiatan. Semua air limbah Puskesmas tentu tidak boleh dibuang begitu saja, karena dapat mencemari lingkungan sekitar. Air limbah Puskesmas harus dijadikan satu dahulu sebelum dibuang.

Setelah semuanya terkumpul, baru dilakukan pengolahan melalui instalasi IPAL yang ada di puskesma. Pengolahan ini bertujuan agar air buangan limbah memenuhi standar baku mutu yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sehingga limbah tersebut aman, jika dialirkan ke badan air penerima.

2. Pengelolaan Lingkungan

Dengan adanya instalasi IPAL, menunjukkan bahwa Puskesmas tersebut telah melaksanakan upaya pengelolaan lingkungan sekitar dengan baik. Bisa dibayangkan, apabila semua limbah baik limbah medis maupun limbah domestik Puskesmas tidak memiliki IPAL. Maka tentu saja akan membuat lingkungan disekitarnya menjadi bau.

Oleh sebab itu, upaya pengelolaan lingkungan dengan baik menjadi salah satu syarat yang wajib dilakukan perijinan agar Puskesmas dapat beroperasi. Dengan melakukan pengelolaan lingkungan yang tepat, berarti sudah turut andil dalam menjaga lingkungan sekitar.

3. Mengurangi Dampak Lingkungan

Pembangunan IPAL di Puskesmas secara tepat, maka IPAL dapat berfungsi sebagaimana mestinya secara maksimal. Ketika semua limbah Puskesmas sudah diolah sesuai standar, maka kondisi drainase di sepanjang saluran untuk mengalirkan limbah  tidak akan bermasalah.

Sehingga, air di badan air penerima seperti sungai, danau dan semacamnya tidak akan tercemar. Air tersebut tetap bersih dan biota di dalamnya tetap hidup. Selain itu, penduduk sekitar tetap bisa memanfaatkan air untuk berbagai keperluan seperti mengairi sawah dan sebagainya.

4. Persyaratan Untuk Mendapatkan Akreditasi

Apabila suatu Puskesmas telah selesai dibangun dan telah berdiri sejak lama, terdapat syarat wajib yang harus dilakukan yaitu proses akreditasi. Pasalnya, kini proses akreditasi menjadi hal yang harus dilakukan di semua fasilitas kesehatan tanpa terkecuali termasuk Puskesmas.

Dengan adanya instalasi IPAL di sebuah Puskesmas, maka secara otomatis Puskesmas tersebut sudah memenuhi salah satu ijin proses akreditasi. Kemudian, pihak yang bersangkutan dapat melaksanakan syarat proses akreditasi lainnya seperti persyaratan administrasi.

5. Membantu Program Pemerintah

Saat ini, pemerintah sedang gencar menggalakkan proker yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan. Pemerintah akan menindak tegas terhadap perusahaan maupun fasilitas kesehatan yang lalai dengan pengelolaan lingkungan.

Sehingga, dengan dibangunnya instalasi IPAL di Puskesmas dengan tepat dan benar. Maka sudah termasuk dalam upaya membantu melaksanakan proker pemerintah.

 

Itu dia penjelasan lengkap mengenai pengertian IPAL Puskesmas beserta fungsinya yang harus diketahui. Sebelum membangun IPAL, konsultasikan terlebih dulu dengan konsultan IPAL profesional yang sudah berpengalaman. Pasalnya, pembangunan IPAL memerlukan budget yang lumayan tinggi.