Mengenal Ciri-Ciri dan Jenis-Jenis Protista Mirip Tumbuhan

Pada dasarnya, klasifikasi kingdom protista ada tiga, yaitu mirip tumbuhan, mirip hewan, dan mirip jamur. Setiap klasifikasi tersebut di dalamnya masih memiliki jenis-jenis. Selain itu, setiap ciri-ciri dari ketiga klasifikasi tersebut beberapa ada yang mengalami kesamaan dan ada juga yang berbeda. 

Nah, di dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut tentang protista mirip tumbuhan. Jadi, kamu bisa simak artikel ini sampai habis, ya. 

Protista Mirip Tumbuhan

Protista mirip tumbuhan, sering juga disebut dengan nama alga, mengapa bisa disebut dengan nama alga? Karena klasifikasi protista yang satu ini hampir sama dengan tumbuhan. Protista mirip tumbuhan yang termasuk uniseluler biasanya disebut dengan nama fitoplankton. Sementara itu, protista mirip tumbuhan yang termasuk multiseluler biasa dikenal dengan istilah fitoplankton. 

Dari namanya saja sudah mirip dengan tumbuhan, maka dalam proses menghasilkan makanan juga hampir sama dengan tumbuhan pada umumnya atau lebih dikenal dengan istilah fotosintesis. Maka dari itu, kebanyakan dari protista ini memiliki warna hijau. 

Ciri-Ciri Protista Mirip Tumbuhan

Nah, supaya kamu lebih memahami protista mirip tumbuhan, mungkin bisa simak ciri-cirinya di bawah ini. 

  1. Setiap tubuhnya memiliki bentuk talus. Oleh karena itu, protista mirip tumbuhan sangat sulit untuk membedakan mana daun, akar, dan batang.
  2. Habitat aslinya berada di tempat-tempat yang lembab atau di perairan.
  3. Bisa termasuk ke dalam organisme multiseluler atau uniseluler.
  4. Mempunyai klorofil pada bagian tubuhnya, sehingga bisa memperoleh makanannya sendiri.
  5. Reproduksinya dengan cara seksual atau aseksual. 

Jenis-Jenis Protista Mirip Tumbuhan

Protista mirip tumbuhan memiliki 7 filum, berikut ini penjelasan tentang setiap jenis filum dari protista mirip tumbuhan. 

 

1. Euglenophyta

Filum Euglenophyta yang memiliki bulu cambuk, sehingga masuk ke dalam kelompok organisme uniseluler yang flagella. Pada filum ini terdapat bintik mata yang berfungsi untuk menangkap atau mengambil cahaya dan bintik mata itu disebut dengan nama stigma serta memiliki kloroplas. 

Kemampuan bertahan hidup dari Filum Euglenophyta bisa melalui autotrof atau mencari makanan sendiri dan bisa juga melalui heterotrof atau memperoleh makanan dari organisme lain. Dengan kata lain, pada saat sedang ada cahaya, maka protist aini tumbuh secara autotrof dan jika tidak ada cahaya akan tumbuh secara heterotrof. 

2. Chrysophyta

Alga emas atau Filum Chrysophyta adalah organisme yang di mana setiap anggotanya mempunyai beragam bentuk. Tidak hanya itu, struktur dari Filum Chrysophyta ini juga memiliki struktur yang beragam. Tubuh dari Filum Chrysophyta biasanya warnanya cokelat keemasan karena terdapat karoten serta fikosantin. Akan tetapi, ada juga yang berwarna hijau karena mengandung klorofil. 

3. Pyrrophyta

Gangga api atau Filum Pyrrophyta, dinamakan ganggang api karena kelompok tumbuhan ini akan terlihat bersinar pada saat malam hari. Bahkan, pada beberapa jenis Filum Pyrrophyta jumlahnya akan meningkat terutama pada saat terkena air hangat atau bisa juga memiliki banyak sekali kandungan nutrisinya. 

4. Phaeophyta

Filum Phaeophyta merupakan jenis protista mirip tumbuhan yang sering disebut dengan nama ganggang cokelat. Kelompok kingdom protista ini memiliki warna cokelat yang cukup dominan pada tubuhnya karena didalamnya terkandung fukosantin. Pada umumnya, Filum Phaeophyta atau ganggang cokelat habitatnya ada di tepi pantai. 

5. Bacillariophyta

Filum yang keempat dari protista mirip tumbuhan adalah Filum Bacillariophyta atau dikenal juga dengan nama Diatom. Filum ini bisa dibilang sudah memiliki spesies kurang lebih 10.000. Pada umumnya, filum ini sudah hidup sebagai plankton, sehingga termasuk ke dalam organisme uniseluler yang diam. Uniknya, bentuk tubuh dari Filum Bacillariophyta seperti bulat, segitiga, atau menyerupai benang.

6. Rhodophyta

Alga merah atau Filum Rhodophyta adalah filum dari protista mirip tumbuhan yang di mana terdapat pigmen fikobilin yang cukup dominan, yaitu fikoeritrin. Oleh sebab itu, pada filum ini biasanya warna tubuhnya adalah merah. Akan tetapi, ada juga Filum Rhodophyta juga ada yang berwarna biru karena jumlah pigmen fikobilin tidak cukup banyak. 

7. Chlorophyta

Alga hijau atau Filum Chlorophyta ini, sama dengan namanya, maka filum ini memiliki warna hijau yang cukup dominan. Warna hijau ini disebabkan karena adanya jumlah klorofil. Di dalam Filum ini, setiap klorofil akan berkumpul di suatu tempat yang dinamakan sebagai kloroplas. Biasanya Filum Chlorophyta ditemukan di tempat-tempat yang berair.  

Protista mirip tumbuhan ini merupakan salah satu klasifikasi kingdom protista. Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa protista mirip tumbuhan ini memiliki ciri-ciri umum berupa memiliki klorofil, sehingga sudah bisa menghasilkan makanan sendiri (autotrof). Makanan itu bisa dihasilkan melalui proses fotosintesis. 

Sumber: bintangtrainer.com