Pantai Parangkusumo, terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, adalah lebih dari sekadar pantai; ini adalah tempat yang sarat dengan mitos dan spiritualitas.
Dengan pasir hitam yang luas dan ombak yang bergemuruh, pantai ini menawarkan sebuah pengalaman yang unik dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya di Indonesia.
Terkenal dengan ritual tradisional seperti Labuhan, Pantai Parangkusumo merupakan titik pertemuan antara alam dan kepercayaan Jawa, tempat di mana banyak pengunjung datang untuk merenung atau melakukan ritual keagamaan.
Keindahan alami dan kedalaman spiritual pantai ini menarik pengunjung yang mencari kedamaian serta pengalaman budaya yang mendalam.

Informasi Tarif Masuk dan Parkir di Pantai Parangkusumo
Pantai Parangkusumo, yang berdekatan dengan Pantai Parangtritis, menawarkan suasana yang berbeda. Sementara Pantai Parangtritis sering kali ramai, Pantai Parangkusumo cenderung lebih tenang, meskipun saat ada event tertentu bisa juga menjadi sangat ramai.
Pantai ini sangat cocok untuk wisata keluarga, terutama jika Anda datang di pagi hari ketika udara masih segar dan belum terlalu banyak polusi kendaraan. Biaya Tiket Pantai Parangkusumo sangat terjangkau, hanya Rp10.000 per orang.
Biaya parkir juga ekonomis, dengan tarif Rp6.000 untuk mobil dan Rp3.000 untuk motor, menjadikan pantai ini pilihan yang baik untuk kunjungan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga hemat.
Cerita Sejarah Pantai Parangkusumo
Pantai Parangkusumo, yang terletak sekitar 30-40 km dari pusat Kota Yogyakarta, dikenal luas dengan legenda Kanjeng Nyi Roro Kidul. Pantai ini dianggap sebagai gerbang utama menuju kerajaan gaib di Selatan.
Menurut cerita, Pantai Parangkusumo juga merupakan tempat bertapa Panembahan Senopati dari Keraton Yogyakarta, yang bernama Danang Sutawijaya.
Karena keinginannya untuk menjadi Raja Mataram, Ratu Kidul, penguasa laut selatan, dikisahkan telah mengabulkan keinginannya tersebut.
Beragam Kegiatan Menarik di Pantai Parangkusumo
Pantai Parangkusumo, dengan pasir hitamnya yang khas, menawarkan berbagai aktivitas menarik yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Selain mengambil foto dan swafoto, menghabiskan waktu untuk bermain pasir atau menikmati deburan ombak ringan bisa menjadi cara lain untuk menikmati keindahan alam di sini.
Pantai ini juga sering menjadi lokasi berbagai acara, mulai dari festival layang-layang hingga upacara tradisional Kraton Yogyakarta seperti labuhan dan melasti.
Salah satu daya tarik unik Pantai Parangkusumo adalah gumuk pasirnya yang luas, yang merupakan fenomena alam yang langka dan satu-satunya di Indonesia.
Di gumuk pasir ini, pengunjung bisa mencoba sandboarding atau menjelajahi area dengan jip, menambah pengalaman seru yang seolah-olah berada di padang gurun.
Di sekitar pantai, banyak tersedia warung makan yang menawarkan berbagai pilihan, mulai dari kopi hingga makanan ringan. Tak perlu khawatir kelaparan saat berwisata di sini, karena ada juga ibu-ibu yang menjajakan sate ayam yang lezat di sekitar pantai.
Cara Mengakses Pantai Parangkusumo di Jogja
Menjangkau Pantai Parangkusumo tidaklah sulit. Pantai ini berlokasi hanya sekitar 30 km dari pusat Kota Yogyakarta, atau sekitar satu jam perjalanan, terletak di Kapanewon Bantul.
Anda dapat mengakses pantai ini menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat, karena jalan menuju ke sana cukup lebar dan sudah beraspal dengan baik.
Dari pusat kota, ambil arah menuju Pantai Parangtritis. Setelah tiba di gerbang Pantai Parangtritis yang terkenal, belok ke kanan.
Tidak jauh dari situ, Anda akan menemukan Pantai Parangkusumo. Alamat lengkapnya adalah Jalan Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: Pesona Wisata Pantai Baru, Tempat Piknik Asyik dengan Kincir Angin yang Unik
Tips Berkunjung ke Pantai Parangkusumo di Jogja
Mengunjungi Pantai Parangkusumo tidak memerlukan tips khusus karena pantainya cukup mudah diakses.
Namun, ada beberapa saran untuk membuat kunjungan Anda lebih menyenangkan. Pertama, sebaiknya hindari berkunjung saat siang hari untuk menghindari sengatan matahari yang bisa membakar kulit.
Pastikan untuk menggunakan sunblock dan mengenakan pakaian panjang jika Anda tidak ingin kulit Anda menjadi gelap.
Menggunakan sepatu daripada sandal juga lebih disarankan, karena berjalan di pasir dengan sandal bisa menjadi lebih sulit.
Pantai Parangkusumo terkenal dengan aura mistisnya, karena mitos yang menyebutkan adanya gerbang antara dunia manusia dan dunia gaib, serta cerita tentang Nyi Roro Kidul dan pengikutnya yang sering muncul di pantai ini.
Meskipun ada mitos tersebut, jangan ragu untuk merencanakan kunjungan Anda ke Pantai Parangkusumo. Pemandangan pantai yang eksotis dan biaya masuk yang terjangkau pasti akan membuat kunjungan Anda tak terlupakan. Selamat berlibur dan nikmati keindahan alam yang ditawarkan Pantai Parangkusumo!
