Contoh Review Jurnal Psikologi yang Belum di Pakai

Psikologi, ilmu yang menguak misteri pikiran dan perilaku manusia, selalu menarik untuk ditelusuri. Salah satu cara mendalami ilmu ini adalah dengan membaca dan mereview jurnal psikologi. Namun, bagi sebagian orang, menyusun review jurnal yang menarik dan informatif bisa menjadi sebuah tantangan.

Artikel ini bersumber dari rivierapublishing dan akan memberikan panduan lengkap untuk membantu Anda menyusun review jurnal psikologi yang memukau. Dengan contoh-contoh yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, Anda akan mempelajari langkah-langkah penting dalam menulis review yang berkualitas, mulai dari memahami struktur jurnal hingga menganalisis temuan penelitian dengan tajam.

 

Struktur Jurnal Psikologi

Langkah pertama dalam menyusun review jurnal adalah memahami strukturnya. Jurnal psikologi umumnya terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Abstrak: Ringkasan singkat dari keseluruhan isi jurnal.
  • Pendahuluan: Latar belakang penelitian, rumusan masalah, dan tujuan penelitian.
  • Metode Penelitian: Cara peneliti mengumpulkan dan menganalisis data.
  • Hasil Penelitian: Temuan penelitian yang diperoleh.
  • Pembahasan: Interpretasi dan analisis temuan penelitian.
  • Kesimpulan: Simpulan penelitian dan implikasinya.
  • Daftar Pustaka: Sumber informasi yang digunakan dalam penelitian.

Menganalisis Temuan Penelitian

Setelah memahami struktur jurnal, langkah selanjutnya adalah menganalisis temuan penelitian dengan tajam. Perhatikan poin-poin berikut:

  • Apakah temuan penelitian relevan dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian?
  • Apakah metode penelitian yang digunakan tepat dan valid?
  • Apakah hasil analisis data akurat dan dapat dipercaya?
  • Apakah temuan penelitian memiliki implikasi yang signifikan bagi teori dan praktik psikologi?

Cara Menyusun Review yang Informatif dan Menarik

Saat menyusun review, gunakan bahasa yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami. Hindari penggunaan istilah teknis yang berlebihan. Jelaskan temuan penelitian dengan cara yang menarik dan berikan contoh-contoh yang relevan.

Selain itu, jangan lupa untuk menyertakan pendapat dan analisis Anda sendiri tentang temuan penelitian. Hal ini akan membuat review Anda lebih berbobot dan informatif.

Contoh Review Jurnal Psikologi yang Belum Dipakai

Judul Jurnal: Pengaruh Terapi Musik terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pra-Operasi

Penulis: Budi Raharjo, Ani Setiawati, dan Cici Oktafiani

Tahun: 2023

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik terhadap tingkat kecemasan pada pasien pra-operasi. Sebanyak 30 pasien pra-operasi dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan terapi musik selama 30 menit sebelum operasi dan kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi musik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi musik dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pra-operasi secara signifikan.

Pendahuluan: Kecemasan merupakan salah satu reaksi emosional yang umum dialami oleh pasien pra-operasi. Kecemasan yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan pasien dan mengganggu proses operasi. Terapi musik telah terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pada berbagai kondisi, termasuk kecemasan pra-operasi.

Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan dua kelompok. Kelompok intervensi diberikan terapi musik selama 30 menit sebelum operasi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan terapi musik. Tingkat kecemasan pasien diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan Skala Kecemasan Spielberger (SAS).

Hasil Penelitian: Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dalam hal tingkat kecemasan setelah intervensi. Kelompok intervensi yang diberikan terapi musik menunjukkan penurunan tingkat kecemasan yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Pembahasan: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi musik dapat menjadi intervensi yang efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pra-operasi. Terapi musik dapat membantu pasien untuk merasa lebih tenang dan rileks sebelum operasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

 

Kesimpulan

Terapi musik terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pra-operasi. Terapi musik dapat menjadi intervensi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup pasien pra-operasi.