Menelusuri Sejarah Candi Jolotundo, Warisan Budaya Kuno di Mojokerto

Candi Jolotundo, terletak di lereng Gunung Penanggungan di Mojokerto, Jawa Timur, adalah sebuah situs bersejarah yang memikat dengan keunikan arsitektural dan spiritualnya.

Dibangun pada abad ke-11 sebagai tempat pemandian raja, candi ini dikenal dengan sumber airnya yang dianggap suci dan memiliki kualitas penyembuhan. Lingkungan sekitar yang masih alami menambah suasana mistis, dengan hutan hijau dan udara yang sejuk.

Keindahan alam dan nilai historis Candi Jolotundo menjadikannya destinasi yang ideal bagi pecinta sejarah, peneliti kebudayaan, dan siapa saja yang mencari ketenangan di tengah pesona arsitektur kuno.

Mengenal Candi Jolotundo di Mojokerto

Candi Jolotundo adalah situs bersejarah dari era Kerajaan Majapahit, yang terletak pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut.

Di area Destinasi Wisata Trawas ini, terdapat sebuah sumber mata air yang diyakini memiliki berbagai khasiat, termasuk menjaga kesehatan, menyegarkan tubuh, dan mendorong keawetan muda.

Banyak pengunjung yang datang ke Candi Jolotundo mengambil air dari sumber ini untuk dibawa pulang dalam botol atau jerigen. Tidak sedikit juga yang memilih untuk membasuh wajah atau bahkan mandi dengan air tersebut.

Selain itu, Candi Jolotundo juga dikenal dengan keindahan arsitektur bangunannya yang memukau. Lingkungan sekitar candi dikelilingi oleh pepohonan rindang yang menambah ketenangan dan keasrian tempat ini.

Keajaiban Air Suci Candi Jolotundo

Candi Jolotundo menampilkan sendang atau sumber air yang dikelilingi batu, terletak di sisi kiri dan kanan dengan ukuran masing-masing 2×2 meter menghadap ke Barat.

Sumber air ini mengalir dari lubang di tengah batu dinding di sisi timur dan berasal dari Gunung Penanggungan, sebuah gunung yang dianggap suci dalam tradisi Hindu Siwa.

Air tersebut mengalir melalui jaringan bawah tanah hingga mencapai Candi Jolotundo, menjadikannya elemen penting dalam ritual keagamaan.

Dipercaya memiliki kekuatan magis yang dapat memberikan keawetan muda, air Jolotundo menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang datang untuk mandi atau meminumnya.

Sebuah penelitian pada tahun 1995 menempatkan air Jolotundo pada posisi kedua dunia dari segi kandungan mineralnya yang tinggi.

Kandungan mineral ini dianggap bermanfaat untuk kesehatan, membantu menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk penyakit dalam dan kolesterol.

Informasi Tiket dan Jam Operasional Candi Jolotundo

Candi Jolotundo terletak di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menawarkan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, hanya Rp10.000 per orang.

Bagi pengunjung yang membawa sepeda motor, tarif parkir adalah Rp5.000, sedangkan untuk kendaraan roda empat, biaya parkirnya adalah Rp10.000.

Jam operasional Candi Jolotundo adalah 24 jam, memungkinkan bagi mereka yang perlu melakukan ritual pada malam hari untuk tetap bisa mengakses situs ini setelah membayar tiket kepada petugas yang bertugas.

Kegiatan Menarik yang Dapat Dilakukan di Candi Jolotundo

Selama berkunjung ke Candi Jolotundo, pengunjung bisa menikmati berbagai aktivitas menarik. Pertama, Anda dapat menjelajahi berbagai spot artistik di sekitar candi, termasuk bangunan Candi Jolotundo itu sendiri yang kaya akan nilai sejarah dan estetika.

Selain itu, ada kolam ikan di area candi yang menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan hias. Ikan-ikan ini tidak hanya berukuran besar tetapi juga memiliki warna-warna yang menarik, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menyaksikan keindahan biota air.

Pengunjung juga bisa mandi di kolam candi, yang dipercaya dapat menyegarkan tubuh berkat khasiat air suci dari sumbernya. Banyak pengunjung yang memanfaatkan kesempatan ini untuk merasakan kesegaran langsung dari air tersebut.

Selain mandi, pengunjung juga bisa mengambil air dari sumber yang telah disediakan untuk dibawa pulang. Air ini sering digunakan untuk membasuh wajah, menambah pengalaman spiritual selama berada di lokasi yang sakral ini.

Fasilitas Penunjang di Candi Jolotundo

Candi Jolotundo menawarkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung selama berlibur.

Fasilitas tersebut meliputi area parkir yang luas, sehingga memudahkan pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi. Selain itu, ada juga pusat informasi yang siap membantu pengunjung dengan informasi terkait situs dan kegiatan di sekitarnya.

Untuk kemudahan ibadah bagi pengunjung yang membutuhkan, tersedia musala yang bersih dan nyaman. Fasilitas kamar mandi yang terawat juga disediakan untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan selama kunjungan.

Di area Wisata Mojokerto Terbaru ini, pengunjung bisa menemukan berbagai tempat makan yang menawarkan pilihan makanan berat, snack, dan minuman untuk mengisi energi selama beraktivitas.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman menginap lebih lama, tersedia area camping yang nyaman untuk digunakan, memungkinkan pengalaman menyatu dengan alam yang lebih intim.

Candi Jolotundo tidak hanya mengesankan dengan arsitektur kuno yang indah, tetapi juga menyediakan dimensi spiritual dan historis bagi para pengunjung.

Sebagai warisan budaya yang berharga, candi ini merupakan salah satu daya tarik utama bagi pariwisata di Kabupaten Mojokerto.