Ayah Bunda, apakah anak Anda sering menutup telinga saat mendengar suara bising, sulit memakai baju tertentu karena tidak nyaman, atau sering menabrak benda tanpa sebab? Jika iya, bisa jadi itu bukan sekadar kebiasaan, melainkan tanda adanya gangguan pemrosesan sensorik.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak di ibu kota, kini AMG Clinic menghadirkan layanan Terapi Sensori Integrasi di Jakarta Timur, tepatnya di Jl. Mesjid Bendungan No.28A, Cawang. Klinik ini hadir sebagai tempat yang aman dan profesional untuk anak-anak yang membutuhkan dukungan khusus dalam memahami dan merespons dunia di sekitar mereka.
Apa Itu Terapi Sensori Integrasi?
Terapi Sensori Integrasi (Sensory Integration Therapy) adalah bentuk terapi yang dirancang untuk anak-anak yang mengalami kesulitan dalam:
- Menerima
- Mengatur
- Merespons rangsangan dari lingkungan
Rangsangan ini bisa berupa suara, cahaya, sentuhan, gerakan, atau tekstur tertentu. Terapi ini bertujuan untuk membantu otak anak memproses input sensorik secara lebih teratur dan sesuai dengan situasi yang sedang dihadapi.
Tanda-Tanda Anak Membutuhkan Terapi Sensori
Jika anak Anda menunjukkan gejala berikut secara berulang, ada baiknya dikonsultasikan dengan profesional:
- Terlalu sensitif terhadap suara keras atau cahaya terang
- Menolak menyentuh benda atau makanan dengan tekstur tertentu
- Sering menabrak meja, pintu, atau orang lain tanpa sadar
- Terlihat ‘kasar’ saat bermain, padahal tidak berniat melukai
- Kesulitan menjaga keseimbangan, sering jatuh, atau tersandung
- Koordinasi motorik kasar dan halus yang buruk
- Terlambat bicara atau sulit memusatkan perhatian
Lokasi Terapi Sensori Integrasi di Jakarta Timur
Kini, layanan terapi sensorik dari AMG Clinic bisa dijangkau dengan mudah di:
📍 Jl. Mesjid Bendungan No.28A, Cawang, Jakarta Timur
(5 menit dari Pintu Tol Cawang – MT Haryono, dekat Halte TransJakarta Cawang Cikoko)
Mudah Diakses dari Berbagai Wilayah Jakarta:
- Jakarta Pusat: Menteng, Senen, Cempaka Putih, Kemayoran
- Jakarta Selatan: Pancoran, Tebet, Kalibata, Pasar Minggu, Duren Tiga
- Jakarta Utara: Sunter, Kelapa Gading, Pademangan, Tanjung Priok
Baik menggunakan kendaraan pribadi, transportasi umum, maupun ojek online, klinik ini sangat mudah ditemukan dan dekat dari pusat aktivitas keluarga Jakarta.
Bagaimana Terapi Ini Dilakukan?
Terapi sensori dilakukan oleh terapis okupasi profesional melalui aktivitas yang menyenangkan namun bertujuan:
- Ayunan sensorik & trampolin kecil
- Permainan tekstur & keseimbangan
- Latihan koordinasi tangan-mata
- Aktivitas vestibular dan proprioseptif
Setiap aktivitas dipilih berdasarkan hasil asesmen sensorik anak dan disesuaikan dengan kebutuhannya. Terapi bersifat individual, dengan durasi sekitar 45–60 menit per sesi.
Keunggulan Terapi Sensori di AMG Clinic Jakarta
🌟 Terapis Bersertifikasi & Berpengalaman
Dibimbing oleh tenaga profesional di bidang okupasi anak dengan pemahaman mendalam soal gangguan sensorik.
👶 Fasilitas Ramah Anak & Lengkap
Ruang terapi dirancang nyaman, hangat, dan menyenangkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan keamanan pada anak.
🧠 Pendekatan Individual
Tidak semua anak sama. Setiap program terapi disesuaikan dengan hasil asesmen, profil sensorik, dan keunikan anak.
👨👩👧 Melibatkan Orang Tua dalam Terapi
Ayah Bunda akan diberikan panduan dan strategi yang dapat dilakukan di rumah untuk mendukung hasil terapi.
🔎 Monitoring Berkala & Evaluasi Terstruktur
Perkembangan anak dipantau secara berkala dan dibahas bersama orang tua untuk memastikan hasil optimal.
Siapa Saja yang Cocok Mengikuti Terapi Ini?
Terapi sensori di AMG Clinic sangat tepat untuk anak-anak dengan:
- Gangguan Pemrosesan Sensorik (SPD)
- Autism Spectrum Disorder (ASD)
- ADHD
- Keterlambatan perkembangan global
- Anak dengan tantangan regulasi emosi & perilaku
- Anak yang sulit fokus & hiperaktif
Alur Layanan Terapi Sensori di AMG Clinic Cawang
- Reservasi & Konsultasi Awal
Ayah Bunda dapat menghubungi WhatsApp atau langsung datang untuk konsultasi awal. - Asesmen Sensorik
Anak akan menjalani observasi oleh terapis untuk mengetahui pola sensori dan kebutuhan khusus. - Penyusunan Program Terapi Individual
Program akan dirancang sesuai hasil asesmen dan ditargetkan pada area perkembangan yang membutuhkan dukungan. - Pelaksanaan Terapi
Terapi dilakukan secara rutin (1–3 kali per minggu) dalam suasana yang menyenangkan. - Evaluasi Berkala & Edukasi untuk Orang Tua
Perkembangan dicatat dan dibahas secara berkala agar orang tua turut aktif dalam proses pemulihan anak.
Jangan Tunggu Anak Frustrasi — Bantu Mereka Hari Ini
Gangguan sensorik bukan kesalahan anak. Mereka hanya belum punya alat yang tepat untuk mengatur dan memahami dunia di sekitar. Dengan terapi yang tepat, mereka bisa berkembang optimal, bahagia, dan mandiri.

